untuk apa kita lahir?

January 4th, 2009

Ketika waktu mulai meninggalkan kita, hanya masa lalu yang hinggap dikepala hingga tak satupun dari mereka yang kita biarkan terlepas. Kenangan manis yang telah menemani kita dimasa lalu janganlah menjadi gula dalam darah kita. Yang apabila berlebihan akan menjadi penyakit. Biarlah ia menjadi madu dalam diri kita yang akan mendatangkan kesehatan jikalau kita sedang rindu akan seseorang yang telah lama berpisah. Masa lalu bukan racun bukan pula wewangian yang tiap saat kita bisa nikmati keharumannya. Adakalanya masa lalu hanya akan melekatkan kita pada kesedihan yang tak berujung karena sesuatu hal yang telah berlalu. Masa lalu juga bisa membuat kita tetap tegar dikala badai cobaan datang menerpa dikarenakan sebuah janji yang telah terpatri dalam sanubari diwaktu lampau. Janji yang mengharuskan kita tetap berada pada jalur yang benar. Janji kepada seseorang yang terkasih. Dan hanya lekang pada saat kita merapatkan raga ke ibu pertiwi.

Melihat kembali apa yang sudah terjadi bukan untuk mengambil kesedihan yang telah lama terbuang, akan tetapi mencari tujuan awal yang sebentar lagi pudar di terpa hempasan problematika hidup dalam pikiran. Jangan biarkan pikiran kita menjadi dewa dalam daging. Yang hanya akan menjerat kita pada lilitan keresahan dan kecemasan. Kembalikan semuanya kepada Tuhan. Kepada dimana kita berasal dan tercipta sebagai khalifah dimuka bumi. Kepada asal muasal terlahirnya kita sebagai golongan manusia yang seharusnya beradap. Apalah arti kita dimata Tuhan jika bukan sebagai hamba yang seharusnya taat. Bukan seperti pikiran yang digambarkan oleh alam “secret” yang imajiner. Akan tetapi sebuah alam yang benar-benar ada untuk kita nikmati, bukan hanya ketika hidup tetapi sampai pada ketika kita dihidupkan kembali. Apa yang telah digambarkan oleh Kitab Suci sejak jaman Nabi Daud hingga pada di utusnya Nabi Muhammad saw. Bahwa hakekat manusia terlahir dimuka bumi adalah sebagai khalifah yang membawa ajaran langit, sebuah perintah untuk bersujud kepada sang Khalik. Bukan sebagai pemuja alam pikiran yang tak pernah berhenti meminta apa yang belum pernah mereka syukuri. Kemana lagi kita hendak berangkat ketika matahari terbit di ufuk barat, gunung berterbangan dan lautan mengamuk hingga dengungan terompet sangkakala terdengar merdu ditelinga. Kemana semua orang yang telah dengan berani mengingkari kuasa Tuhan. Hanya Ia yang tahu. Masa lalu kita akan sangat begitu berarti ketika sekarang kita bahagia. Dan sekarang jadikanlah hari ini, untuk kelak akan menjadi bagian masa lalu anda, yang pernah memberi anda sebuah hal yang tidak akan terlupakan oleh manusia apalagi Tuhan sebagai sesuatu yang patut dikenang ketika kita berpaling. Rasakan diri anda sebagai manusia yang benar-benar lahir untuk menjalankan perintahNya. Warnai hidup anda dengan goresan kasih sayang dan kecintaan kepada setiap mahluk ciptaanNya. Sesungguhnya dalam setiap kalimat, “Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang” yang terucap dari bibir ini, dapat menjadi gambaran nyata buat kita, bahwa Kasih Tuhan tiada batas. Tidak terbatas oleh ruang dan waktu, oleh langit dan bumi karena semuanya memang berasal dariNya dan akan kembali kepadaNya.

Jakarta, 30 Desember 2008

hari yang cerah untuk mulai bertindak

December 29th, 2008

Hari yang cerah, hari yang baik untuk memulai sesuatu yang baru. Sesuatu yang lebih baik dari kemarin. Tidak banyak pilihan mungkin yang bisa dilakukan yang masuk kategori baru untuk sekarang. Tapi mngkin kita bisa mencoba meng-improvisasi yang sudah ada. Pekerjaan yang ada sekarang harus dilakukan sebaik-baiknya. Sudah lewat kata menyerah dalam hidup, yang ada hanya bergerak dan terus bergerak. Bulatkan tekad dan melangkah dengan percaya diri yang tinggi sambil tidak pernah lupa untuk berdoa kepada Tuhan agar dimuluskan perjalanannya. Jernihkan pikiran dan sucikan niat dalam hati, agar langkah terasa ringan dan tanpa beban. Buat diri anda nyaman sebelum bertindak, agar pekerjaan berjalan dengan baik. Jika menemui halangan, rangkul dia untuk dijadikan kawan bukannya lawan. Halangan yang muncul karena ketidak tahuan mereka akan niat baik anda. Jika anda bisa membuat mereka paham akan niat anda yang tulus maka segera mereka akan berbalik mendukung anda, tanpa terkecuali mereka yang berniat jahat kepada anda. Yakinlah, bahwa Tuhan Maha Melihat segala yang terjadi di muka bumi ini. Niat baik anda-lah yang akan menyelamatkan anda nantinya dari niat jahat orang lain. Belajarlah untuk tidak memikirkan kejahatan orang kepada anda, dan berbuat baiklah kepada sesama. Intrik hanya akan memberikan kesengsaraan dan kegelisahan dalam hidup. Karena sifat itu adalah godaan syaitan kepada manusia agar terpecah belah. Berusaha dan berserah diri kepada Sang Khalik adalah solusi dari segala persoalan yang ada.

[04]

dualisme kepimimpinan

December 29th, 2008

Mempunyai seorang pemimpin dalam sebuah komunitas organisasi atau unit kerja sudah menjadi hal yang biasa dan tentunya wajar saja. Akan tetapi bagaimana jika di tempat anda ada dua orang yang memimpin dengan hanya ada satu jabatan saja. Yang ada jadinya bingung! Ya, itulah yang kadang kita temui pada sebuah organisasi atau suatu unit kerja. Ketika seorang yang kita anggap atasan memberi intruksi untuk melaksanakan sebuah tugas. Dan disisi lain ada lagi seseorang yang yang jabatannya lebih tinggi dari atasan kita memberikan perintah yang bisa saja bertolak belakang dengan perintah atasan kita sebelumnya. Sebagai bawahan tentunya akan menjadi bingung mau melaksanakan yang mana. Read the rest of this entry »

Tuhan akan memberi ketika anda siap

November 4th, 2008

Terkadang dalam menggeluti sebuah usaha kita banyak mengalami kendala. Dan pada saat itu kita bertanya-tanya, sebenarnya apa yang membuat usaha saya ini tidak berhasil alias gagal. Padahal segala macam bentuk usaha maupun teori sudah sepenuhnya dijalankan dengan baik dan sistematis. Tentunya pertanyaan ini akan terus menghantui pikiran kita sampai dengan hasil yang kita peroleh sesuai dengan target semula. Setiap bentuk usaha dari seorang manusia berawal dari sebuah niat dari dalam hati. Dan niat tersebut pastilah terdengar oleh Tuhan. Yakinkan diri anda bahwa niat baik anda melalui sebuah usaha, akan didengar oleh Tuhan. Read the rest of this entry »

hiduplah teratur & terpola

October 8th, 2008

Pernakah suatu pagi kita bangun telat untuk berangkat ke kantor. Karena waktu yang mendesak, kita sudah tidak sempat lagi untuk menyetrika baju, menyemir sepatu, atau sekedar memakai wewangian. Berantakan rasanya. Sebenarnya itu tidak perlu terjadi jika seandainya saja semalam kita tidak tidur telat karena ikut acara sampai larut atau tidak tega meninggalkan tontonan acara favorite di televisi. Rasanya perubahan yang kecil itu sanggup membuat pikiran kita kusut. Itulah efek jika kita merubah keteraturan yang selama ini kita lakukan menjadi sebuah ajang menghabiskan waktu percuma. Sesungguhnya pola hidup yang teratur harus kita terapkan pada keseharian kita.

Read the rest of this entry »

kenapa anda katakan bisa padahal anda tidak mau!

October 8th, 2008

Pernahkah anda ditanya oleh seorang teman anda tentang suatu pekerjaan, dan anda bilang kepadanya bahwa anda bisa tapi anda tidak mau mengerjakannya! Sebuah usaha untuk mengetahui suatu hal berawal dari keingintahuan kita akan hal itu. Seseorang dengan bangganya mempromosikan dirinya bisa mengerjakan sesuatu yang orang lain sulit mengerjakannya tapi ia malah belum melakukannya sama sekali. Read the rest of this entry »

cinta itu memang buta

October 8th, 2008

Waktu lihat dia, jantung ini rasanya berdetak kencang. Jadi bingung mau bikin apa! Rasanya serba salah. Apalagi waktu pandangan saya berpapasan dengan pandangan dia. Aduh! Rasanya mau terjun ke kolam renang saja. Kalau kamu pernah merasakan itu waktu ketemu dengan seserang, berarti kamu lagi jatuh cinta. Perasaan seperti itu wajar, jika kamu lagi jatuh cinta sama seseorang. Rasanya, tidak terkira. Read the rest of this entry »

“gagal” atau takut gagal?

October 8th, 2008

Teman, kamu pernah merasa sakit hati atau takut melakukan sesuatu karena sebelumnya kamu pernah gagal melakukannya? Ketahuilah, jauh sebelum kamu gagal, sudah jutaan orang lainnya pernah merasakan hal yang sama kamu alami. Tapi hanya sedikit dari mereka yang mau mencoba lagi untuk merasakan keberhasilan. Tanyakan pada diri kamu, mau ikut yang mana? Mau ikut yang banyak atau yang sedikit? Read the rest of this entry »

wanita & kelembutan duniawi

October 7th, 2008

Sewaktu saya merasa akan kehilangan seseorang, pada saat itu pula saya merasa baru saja memiliki dia. Begitu beratnya hingga kebersamaan selama ini terasa baru dijalani kemarin sore. Kecintaan kita kepada seseorang kadang bisa mengalahkan derasnya arus hujan yang menerjang bumi. Sebagai manusia, Allah swt menciptakan kita berpasang-pasangan di dunia ini. Konon, wanita pendamping hidup pria diciptakan dari tulang rusuk pria. Besarnya pengaruh cinta dan kasih sayang sesama pasangan, akan menularkan pengaruh baik terhadap keturunan-keturunan kita kelak. Read the rest of this entry »

mulailah dari sekarang!

October 6th, 2008

Kadang kita begitu bersemangat ketika hendak memulai sesuatu. Apalagi jika hal itu mengiming-imingkan materi yang banyak. Segala sesuatunya yang beorientasi terhadap materi kebanyakan dari kita akan prioritas ke arah itu. Padahal kebanyakan pula itulah yang membuat kita gagal dalam menggapainya. Ketika anda melakukan sesuatu, janganlah karena orientasi materi. Melakukannya harus karena anda menikmatinya dan membuat anda bergairah. Ketika anda merasa nyaman melakukan hal tersebut, maka itulah awal dari keberhasilan anda dalam hidup. Kebanyakan dari kita memulai sesuatu juga karena melihat orang lain telah sukses sebelumnya. Read the rest of this entry »